BAHAGIA DI BULAN JUNI

I lost.

on October 21, 2015

Are you paying attention?

Hari ini rasanya saya malas menulis dengan bahasa Inggris, jadi… Hari ini pake bahasa Indonesia aja yah. Hahaha.

Seperti yang saya bilang di postingan blog kemarin (Tongue, Sugar & Coffee), saya sadar kalau saya masih sayang dengan mantan saya itu. Sampai-sampai saya kumpulkan teman-teman saya untuk bantu saya buat perencanaan untuk ulang tahun dia dan “balikan”. Tapi, sayangnya rencana itu hanya bertahan sampai hari ini. Saya kalah.Dia lebih memilih yang lain dibandingkan saya. Saya ga heran sih, memang dari awal saya sudah menduga bakal kalah. Saya terlalu denial untuk menerima kenyataan dan berujung dengan kenyataan yang pahit. Ahh. Di satu sisi, setelah saya mendengarkan jawabannya saya merasa butuh sesuatu yang bisa menghilangkan rasa sakit akan kenyataan ini. Saya ingin mabuk, saya ingin melepaskan semua amarah dan unek-unek, saya ingin menangis… Tapi di sisi lain, saya ingin menjadi seperti apa yang dia harapkan kembali. Menjadi saya yang dulu, menjadi seorang Fajar Ramadhan yang ia temui 3 tahun yang lalu di dekat sekolah Al-Ikhlas dengan kaos oblong dan celana pendek sedang menghisap es kacang ijo di mulutnya dan berbohong tidak bisa ke luar lebih dari 10 meter dari rumahnya.

***

Beberapa orang tetap mendorong saya untuk jangan menyerah dapetin dia lagi namun tidak sedikit juga yang bilang, “You have to stop! Dude, move on. Don’t do suicide.” Di satu sisi saya rasa menyerah memang ga cocok dengan diri saya, tapi perkataan yang ia katakan semalam memang membuat saya merasa “I have to move on. Accept the reality.
Banyak orang menganggap “move on” itu sama dengan mencoba untuk melupakannya dan mencari yang baru. Tapi sebenarnya bukan begitu. Move on berarti kita mengikhlaskan, merelakan, dan menerima kenyataan yang sebenarnya. Walau itu pahit. Melakukan move on bukan berarti sudah tidak menyayanginya lagi, saya tetap sayang terhadapnya, lho. How can I forgot her easily after 3 years of struggling and 2 years of our relationship? Sepertinya saya masih harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan dia kembali ke tangan saya. Sama seperti 3 tahun yang lalu.

Kami, ya kami. Saya dan dia. Kami percaya kalau suatu hari nanti kami pasti bisa berpacaran kembali. Dan ketika hari itu muncul, saya harap diri kami sudah bisa lebih dewasa menghadapi satu sama lain dan tidak tergoyahkan atas rintangan yang sama seperti ini lagi.

Sepertinya saya akan mulai melakukan update ke blog ini tentang bagaimana saya akan menjalani hidup untuk sekarang ini.
Arigatou, Mashiro-chan. Sayo―Itsuka… Itsuka nee, mata asobi ni iku! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: